Ticker

8/recent/ticker-posts

Konsep Pemikiran Ekonomi Presiden di WEF Davos

Ketum PAB Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Penganiayaan dan Rasisme oleh Waketum PSI di Bekasi

BEKASI, — Ketua Umum Pemersatu Anak Bangsa (PAB) mengecam keras dugaan penganiayaan dan pernyataan bernuansa rasis yang diduga melibatkan Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga atau Bro Ron.

“Kami mengutuk keras dugaan tindakan rasisme yang dilakukan. Ini sudah menyinggung kami sebagai warga negara Indonesia bagian Timur,” ujar Ketua Umum PAB dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Insiden tersebut mencuat setelah beredarnya video kericuhan di sebuah firma hukum di Bekasi yang viral di media sosial. Dalam video itu, seorang pria bernama Rijal mengaku mengalami perlakuan kasar sebelum terjadi kontak fisik.

“Saya datang ke sana atas ajakan teman. Sampai di lokasi, saya tidak tahu persoalannya seperti apa,” kata Rijal dalam rekaman video.

Rijal mengklaim dirinya menerima makian bernada rasis sebelum insiden pemukulan terjadi.

“Dia bilang kamu babu, kamu budak, kamu boneka. Kamu anjing... Di saat itu, dia nonjok,” ungkap Rijal.

Ia juga menyebut sempat mengalami kekerasan fisik sebelum akhirnya situasi memanas.

“Dia sempat menekan bagian belakang kepala saya,” ujarnya.

Kericuhan sempat diredam oleh petugas keamanan. Namun, Rijal mengaku kembali ke lokasi dan melakukan aksi balasan.

“Saya naik lagi dan saya balas pukul,” katanya.

Akibat kejadian itu, Rijal bersama satu rekannya diamankan pihak kepolisian dan dilaporkan oleh Ronald. Di sisi lain, Rijal menyatakan telah melaporkan balik atas dugaan penganiayaan dan rasisme.

“Saya sudah visum, sudah laporkan juga ke polisi,” tegasnya.

Ketua Umum PAB mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak tegas atas kasus tersebut.

“Kami minta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku rasisme dan menindak sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

PAB juga meminta PSI untuk mengambil langkah tegas terhadap kadernya.

“PSI harus segera menonaktifkan atau mengeluarkan yang bersangkutan karena sudah mencoreng nama baik partai,” kata dia.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PSI maupun Ronald A. Sinaga terkait tuduhan tersebut.(*)